Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh..
PROFIL MA’HAD ‘ALY
Pondok Pesantren
Al Hikmah 1
Benda Sirampog Brebes
I.
DASAR PEMIKIRAN
Mencari ilmu setinggi-tingginya
merupakan harapan siapapun. Karena disamping dapat memberikan wawasan luas,
pengetahuan yang mendalam, pencerahan pikiran dan hati, juga dapat mengangkat
martabat manusia menjadi luhur disisi Allah SWT. Dalam Al Qur’an dinyatakan “Allah
akan mengangkat derajat orang-orang beriman diantara kalian dan orang-orang
yang berilmu beberapa derajat”. Artinya orang-orang yang menginginkan
keluhuran di hadapan Tuhan ia tidak hanya harus bermodalkan iman sebagai dasar
pijakan amal, namun juga harus memiliki ilmu yang tinggi sebagai penghias amal
tersebut. Dengan model pemahaman ini pantas kiranya ia akan menjadi makhluk
Allah yang tersayang, terkasih yang mendapatkan tempat disisi Allah.
Namun perlu disadari bahwa banyak
macam ilmu yang berkembang saat ini. ada ilmu, umum yang mencakup ilmu alam,
sosial, logika, dan lain-lain. Ada ilmu agama yang meliputi, ilmu tentang al
Qur’an, ilmu tentang hadits, fiqih, tauhid dan lain-lain. Imam Ghazali
menyebutnya ada dua macam ilmu yaitu ulumu as-syar’iyyah dan ulumu
al-Aqliyyah. Dua komponen itu bahkan sering dibenturkan antara yang satu
dengan yang lain, kemudian menghalalkan yang satu dan mengharamkan yang lain.
Ini pemahaman yang menyesatkan dan menghancurkan. Karena sesungguhnya kedua
komponen itu sama pentingnya dan dapat digunakan untuk meraih ketaqwaan disisi
Allah.
Kendati demikian, ada tingkat
prioritas untuk menentukan manakah yang lebih dulu harus dicari. Prioritas ini
dapat ditentukan dengan melihat kebutuhan, situasi, kondisi, pandangan, dan
jangkauan. Orang Jepang misalnya untuk sekarang ilmu yang penting adalah yang
ilmu yang berkaitan dengan upaya penyelamatan dari gelombang tsunami, para
petani lebih utama mencari ilmu yang berkaitan dengan peningkatan produktifitas
hasil pertanian, orang-orang tua lebih utama mencari ilmu yang berkaitan dengan
menjaga kesehatan atau ilmu yang dapat memberikan bekal kehidupan setelah
kematiannya, begitu dan seterusnya. Pemahaman ini akan mengantarkan seseorang
pada specialisme dan profesionalisme, dua hal yang sangat dibutuhkan masa
sekarang.
Ada hasil penelitian oleh para
pengamat sosisal, bahwa sepuluh tahun setelah tahun 2005 manusia secara umum
akan memasuki era post modernisme, yaitu masa kejenuhan menghadapi hiruk
pikuk kehidupan modern yang serba cepat, kompleks, menyita pikiran yang semua
sangat berpengaruh dalam proses pengeringan jiwa. Pada masa ini muncul penyakit
stress dan gila. Akibatnya banyak yang lari kepada narkoba wa akhawatuha,
disamping juga banyak yang lari pada para normal atau dukun. Kemudian di sektor
medis, dokter spesialis syaraf menjadi sangat dibutuhkan bahkan nyaris menjadi
‘idola’ yang dicari banyak orang. Pada titik inilah sesungguhnya manusia sangat
membutuhkan agama untuk solusi hidupnya. Karena hanya nilai religius yang lahir
dari agamalah yang dapat memberikan obat atas penyakit sosial ini.
Berangkat dari persepsi ini tampak
bahwa ilmu agama merupakan salah satu prioritas penting bagi para penuntut ilmu
untuk ikut andil menyelesaikan proplem-problem sosial. Hal ini patut diyakini
dengan landasan bahwa memberikan petunjuk kebaikan pada seseoang merupakan
ibadah yang nilainya lebih baik dari pada dunia dan seisinya (maaf bukan kolor
seisinya), plus akan mendapatkan pahala sama dengan pelaku yang kita beri
petunjuk.
Dari sini, Yayasan Pendidikan Pondok
Pesantren Alhikmah satu yang mempunyai misi tarbiyyah, ta’lim, dan da’wah
Islamiyyah merasa terpanggil untuk ikut andil mewujudkan cita-cita
diatas dengan pertimbangan bahwa yayasan ini mempunyai potensi dan sarana untuk
ambil bagian dalam program ini. Karena itu dengan semangat nasyrul ilmi
dan semangat memberikan khidmah kepada masyarakat maka pada tahun 2011 ini
didirikan MA’HAD 'ALY sebagai wadah untuk mewujudkan harapan tersebut.
II.
TUJUAN
· Membekali santri dengan
wawasan keislaman yang menyeluruh dan komprehensif
· Memberikan kemampuan
kepada para santri untuk memahami kitab kuning yang berkaitan dengan wawasan
keislaman
· Membekali santri tehnik
membaca, menyusun dan mener jemahkan bahasa arab
· Melatih para santri
berdiskusi dan berpendapat
III.
NAMA LEMBAGA
MA’HAD 'ALY AL HIKMAH 1 BENDA
IV.
ANGGOTA, DAN SUSUNAN PENGURUS
Organisasi
ini dianggotai oleh para santri lulusan SLTA baik yang berasal dari Madaris
Al-Hikmah maupun lainnya.
Adapun susunan pengurus sebagai berikut :
Pelindung : KH.LABIB SHODIQ (Pengurus
Yayasan Alhikmahsatu)
Amid (Rektor) : Dr. H. Mukhlis Syafiq, Lc M.S.I
Bagian Akademik : H. Syamsuri, Lc
Bagian
keuangan : Ust. Mus’idin Kamal, S.Pd.I
Bagian
administrasi : Saiful Ma’arif, S.Pd.I
V.
KURIKULUM DAN JADWAL
Terlampir
VI.
SUMBER ANGGARAN
Yayasan Alhikmahsatu
VII.
KARAKTERISTIK MUTA’ALY
1. Al-Imaniyyah, yaitu kegitannya
bersumber dari materi-materi yang dapat menambah keimanan
2. Al-Amaliyyah, yaitu kegiatannya
mendukung pada amal
3. At-Tarbawiyyah, yaitu kegitannya menjurus
pada pendidikan moral dan etika
4. Al-Ilmiyyah, yaitu kegiatannya juga
mengadopsi wacana ke ilmuan dan intelektual
5. Al-Hurriyyah, yaitu dalam melaksanakan
kegiatan didasari dengan kebebasan berpendapat
6. Al-Qadim wal Jadid, yaitu
pembahasannya mencakup sesuatu yang klasik dan kontemporer
7. Al-Ukhuwwah wal Ittihad,
yaitu dalam melaksanakan kegiatan harus didasari semangat persaudaraan dan
persatuan, seirama, seia dan sekata, senasib dan sepenanggungan.
VIII.
MOTTO MUTA’ALY
a. MENCARI
ILMU ITU WAJIB BAGI MUSLIM DAN MU SLIMAH
(Al-Hadits)
b. MARILAH
DUDUK BERSAMA KAMI UNTUK BERIMAN SEJENAK
(Al-Hadits)
c. KEBAHAGIAAN
DUNIA DAN AKHIRAT DAPAT DIRAIH DENGAN ILMU
d. JANGANLAH
ENGKAU MEMPERBUDAK MANUSIA SE MENTARA IBU MEREKA MELAHIRKAN MEREKA DALAM KEADAAN
MERDEKA (Umar bin Khottab)
e. MENJAGA
SESUATU YANG QADIM YANG BAIK SERTA MENGAMBIL SESUATU YANG JADID YANG
LEBIH BAIK ( Kaidah Fiqh )
IX.
JENIS KEGIATAN
Lembaga
ini merencanakan kegiatan sebagai berikut
:
a. Kuliah
harian dengan jadwal terlampir
b. Pengajian
sorogan kitab-kitab turats ( kitab kuning )
c. Menterjemah
kitab-kitab karangan ulama klasik dan kontem porer
d. Membuat
makalah, artikel dan tulisan ilmiyyah lainnya
MA BIT ( Malam Bina Iman dan Taqwa )
XI.
PENUTUP
Tak
ada kelulusan tanpa ujian, tak ada keberhasilan tanpa perjuangan, tak ada
kemengangan tanpa perlawanan, dan tak ada cita-cita tanpa angan-angan. Ma’had
Aly As-Salafi Alhikmahsatu berdiri untuk mewujudkan angan-angan menjadi
cita-cita mulia yang yang menjadi harapan. Semoga. Al-faatihah…
Benda, 25 April 2015
Depan
Belakang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar